Ringkasan Cerita
Lakon Gara-Gara Poligami
Karya/Sutradara Pauzi Mupid
Produksi VI Lenong Bintang Timur
Pimpinan Abdul Aziz
Diceritakan bahwa Bang
Maududi adalah salah satu orang terkaya di kampung Lujami. Sebagai pewaris dan
penerus bisnis orang tuanya dan cukup berhasil sukses, bahkan melebihi orang
tuanya. Lantaran dia puna otak bisnis yang brilian, pinter ngintip peluang, dan
juga lihai ngendus usaha yang lagi trend. Mulai dari bisnis kontrakan, belon
lagi puluhan wartel dan warnetnya, orang bilang "Bang Maududi top abis,
yahuut, dan gak da matinya!" Maka ketika dia berencana kawin lagi ,banyak
orang berpendapat "Bang Maududi sih pantes kalo bininya lebih dari atu,
empat juga pantes!" Namun ditengah kontroversi UU Nikah Sirri yang ramai
dibicarakan orang, menurut Bang Maududi itu adalah suatu konsekuensi hidup di
negara demokrasi, dan akhirnya Bang Maududi pun memutuskan untuk beristri lagi.
Tapi timbul pertanyaan bahwa apakah lantaran harta duniawi berlimpah dapat
menjamin biduk rumah tangganya berjalan lancar dan mulus? Tentu saja tidak
sesederhana itu, karena naluri wanita pada dasarnya adalah sama bahwa ingin di
cintai dengan sepenuhnya. Oleh karena itu, mana mungkin wanita rela membiarkan
suaminya berada dalam pelukan perempuan lain. Dengan demikian, apakah Bang
Maududi sanggup berbuat adil pada atu, dua, dan bahkan keempat istrinya? Dan
apakah Bang Maududi sudah menjalankan syariat yang dicontohkan Nabi Muhammad
SAW dalam hal poligami yang kini banyak disalah tafsirkan sebaga sunah Nabi
Muhammad SAW?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar