(Silat Aliran Sabeni Tenabang, Zapin, Topeng Blantek SMKN 13 Jakbar)
Sabtu, 14 September 2013
Balai Latihan Kesenian Jakarta Selatan
Peran
Guru Sebagai Tenaga Pendidik Sangat Penting
Teks Foto :
Diah Damayanti, MM (baju ungu tengah) Beserta Para Pelatih Dan Peserta Pelatihan Seni Tk Dasar Bagi Guru Sekolah Dasar Tahun 2013.
(Jakarta, PBS) Pelatihan seni bagi guru
sekolah dasar tingkat dasar Jakarta Selatan tahun 2013 kali ini tidak
diselenggarakan di Balai Latihan Kesenian (BLK) Asem Baris Jakarta Selatan
karena gedungnya sedang dalam pemugaran total. Semoga nantinya gedung Balai
Latihan Kesenian (BLK) Asem Baris Jakarta Selatan menjadi lebih bagus dan
lengkap sarana prasarananya dalam menunjang penyelenggaraan pelatihan seni di
tahun-tahun mendatang. Demikian dikemukakan Diah Damayanti, MM Kepala Balai
Latihan Kesenian Asem Baris Jakarta Selatan dalam kata sambutannya pada
kegiatan pelatihan seni bagi guru sekolah dasar tingkat dasar Jakarta Selatan
tahun 2013 di halaman SMPN 1 Manggarai Selatan belum lama ini. Menurutnya peran
guru sebagai tenaga pendidik sangat penting, khususnya guru sekolah dasar. Sebagai
motivator awal bagi anak-anak yang baru mengenal pendidikan dibidang kesenian. Melalui
kerja kreatif guru, khususnya guru kesenian dapat dikembangkan dan disesuaikan dengan
usia anak melalui imajinasi serta kreasi anak. “Pelaksanaan belajar mengajar
kesenian dapat berjalan dengan baik berdasarkan metode pengajaran yang benar, dalam
rangka membentuk anak didik memiliki sikap apresiatif terhadap budaya bangsa,”
jelasnya. Sementara itu, setelah pelatihan seni ini diharapkan dapat meningkatkan
wawasan dan keterampilan para peserta beberapa bidang seni yang didapat untuk
diterapkan disekolah masing-masing. “Nantinya akan dilanjutkan pelatihan seni
berjenjang (dasar, madya, mahir) dan kami Balai Latihan Kesenian Asem Baris
Jakarta Selatan terus berusaha untuk membasilitasi para peserta, tentunya
dengan mengundang para pelatih yang berkompeten pada bidangnya masing-masing,
seperti para praktisi/akademisi Institut Kesenian Jakarta serta Universitas
Negeri Jakarta,” imbuhnya. (ziz)
Jumat, 13 September 2013
Dinas Pariwisata dan Budaya Prov DKI Jakarta
Perlunya
Kreativitas dan Eksplorasi Pada Seni Tradisi Kerakyatan
(Jakarta, PBS) Rus Suharto, Kasi
Komunitas Bid Pemberdayaan Masyarakat, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud)
Prov DKI Jakarta, mengemukakan bahwa Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
(Disparbud) Prov DKI Jakarta akan mengirim grup seni tradisi pada Festival Seni
Pertunjukan Tingkat Nasional yang
diselenggarakan oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI pada bulan November
2013 di Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan. “Berkaitan dengan hal tersebut,
memberikan kesempatan kepada sanggar atau pelaku seni yang ada di Jakarta untuk
ikut serta pada Festival Seni Pertunjukan Tingkat Nasional,” katanya kepada
wartawan belum lama ini diruang kerjanya Kantor Dinas Pariwisata dan Kebudayaan
(Disparbud) Prov DKI Jakarta, Jalan Kuningan Barat No. 1 Jakarta Selatan. Lebih
lanjut dijelaskannya bahwa adapun segala sesuatu tentunya dengan kriteria,
diantaranya karya yang ditampilkan karya baru penggabungan seni pertunjukan
(tari, musik, dan teater), karya gagasan baru atas keragaman seni
pertunjukan budaya lokal (Betawi), durasi
12-15 menit, tema “Kreativitas dan Eksplorasi Seni Tradisi Kerakyatan”, peserta
(pelaku seni) berusia 13-19 tahun, piƱata (music, tari, artistic, penyaji, dan
sutradara) maksimal 25 tahun. “Dan hanya boleh merangkap untuk 2 (dua) posisi
setiap orangnya,” jelasnya. Sementara itu, bagi yang telah memiliki karya atau
konsep karya sesuai criteria diatas, dapat menyerahkan video, narasi/skrip
cerita dan CV pelaku seni ke Bidang Pemberdayaan Masyarakat Dinas Pariwisata
dan Kebudayaan (Disparbud) Prov DKI Jakarta atau melalui email : bidangpm@yahoo.com
dan rus_suharto@yahoo.com
atau paling lambat tanggal 16 September 2013. Karya yang memenuhi syarat akan
direkomendasikan mengikuti kompetisi pada Festival Seni Pertunjukan Tingkat
Nasional. “Selama festival berlangsung, kontingen Prov DKI Jakarta akan
dibiayai oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Prov DKI Jakarta,”
imbuhnya. (ziz)
Langganan:
Postingan (Atom)






